<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14140">
 <titleInfo>
  <title>Perihal Ketidakpatuhan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fromm, Erich</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">YOGYAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>IRCiSoD</publisher>
  <dateIssued>2020</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Teks Book</form>
  <extent>116 Hal. ; 14X20cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>“Sungguh, kebebasan dan kapasitas untuk ketidaktaatan tidak dapat dipisahkan; karenanya sistem sosial, politik, dan agama apa pun yang menyatakan kebebasan, namun memberantas ketidaktaatan, tidak dapat mengatakan kebenaran.”&#13;
&#13;
Berabad-abad lamanya, para nabi, agamawan, penguasa, pemerintah, polisi, industrialis dan orang tua menanamkan kata-kata berikut ke benak kita: 'kepatuhan adalah kebajikan yang utama, sedangkan ketidakpatuhan adalah keburukan yang nista'.&#13;
&#13;
Tetapi, sekarang, mari kita putar 180 derajat cara pandang ini dan pahami pernyataan berikut: 'sejarah umat manusia berawal dari tindakan ketidakpatuhan, dan bukan tidak mungkin sejarah umat manusia justru akan berakhir karena tindakan kepatuhan'. Tindakan ketidakpatuhan telah membebaskan Adam dan Hawa.&#13;
&#13;
Mereka harus meninggalkan Taman Firdaus untuk belajar mengandalkan kekuatan sendiri dan menjadi manusia yang utuh. Itulah fajar awal sejarah umat manusia. Tanpa sikap ketidakpatuhan, mustahil akan lahir suatu peradaban.&#13;
&#13;
Inilah buku yang hendak mencetak pembacanya menjadi &quot;manusia&quot;, makhluk yang berani mengatakan &quot;tidak&quot; pada kekuasaan, sosok yang mampu mendobrak rasa takut yang menghegemoni dirinya, yang bertindak meskipun destruktif, namun revolusioner, lebih mengutamakan prinsip-prinsip kebebasan dan otonomi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan daripada ideologi, negara, partai, dan suprastruktur-suprastruktur eksternal lainnya.&#13;
&#13;
Inilah buku yang memuat pemikiran-pemikiran kritis Bapak Psikoanalisis Sosial yang menyediakan strategi dan metodologi bagi kita untuk benar-benar menjadi apa yang sering disebut sebagai &quot;manusia seutuhnya&quot;.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>150</classification>
 <identifier type="isbn">9786237378501</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Catholic University of De La Salle Manado Welcome to De La Salle Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>150/Eri p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">LIB00031592</numerationAndChronology>
    <sublocation>Main library</sublocation>
    <shelfLocator>150/Eri p</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">LIB00031593</numerationAndChronology>
    <sublocation>Main library</sublocation>
    <shelfLocator>150/Eri p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Perihal_Ketidakpatuhan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14140</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-30 09:39:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-30 09:41:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>