<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12700">
 <titleInfo>
  <title>HUKUM PIDANA KORUPSI DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CHAZAWI ADAMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">DEPOK</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Rajawali Pers</publisher>
  <dateIssued>2018</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Teks Book</form>
  <extent>xviii ; 436 hal. ; 16X24cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berlakunya UU No. 24/Prp/1960 di era Orde Lama maupun pada waktu berlakunya UU&#13;
No. 3/1971 pada era Orde Baru, kedua pemerintahan ternyata tidak mampu&#13;
memberantas korupsi di Indonesia. Orde Reformasi nampaknya sama dengan Orde Baru&#13;
tidak bisa berbuat banyak memberantas korupsi. Setiap orde selalu berlindung&#13;
pada alasan klasik pada perangkat hukumnya yang tidak cukup sempurna. Pernyataan&#13;
tersebut sering digunakan sebagai alasan penyebab ketidakmampuan pemerintah&#13;
memberantas korupsi. Oleh karena itu dalam tahun 1999 diundangkanlah No.&#13;
31/1999, yang kemudian disempurnakan dengan UU No. 20/2001, sebagai pengganti UU&#13;
No. 3/1971. Pada tanggal 27-12-2002 dikeluarkan UU No. 30/2002 tentang Komisi&#13;
Pemberantasan Korupsi (KPK) suatu lembaga independen yang diharapkan berperan&#13;
besar dalam pemberantasan korupsi. Disusul kemudian dengan UU No. 46/2009&#13;
Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.&#13;
Kalaupun dengan perangkat hukum yang lebih sempurna tersebut di atas,&#13;
pemberantasan korupsi jalan ditempat, mungkin sudah saatnya kita tidak lagi&#13;
menyalahkan perangkat hukumnya. Melainkan mencoba mencari penyebab lain, yaitu&#13;
yang berada pada penegak hukumnya (kepolisian, kejaksaan, pengadilan, termasuk&#13;
KPK dan Advokat). Mungkin pada merekalah kini yang menjadi penyebabnya. Dengan&#13;
demikian, usaha pemerintah dan masyarakat Indonesia pada memperbaiki penegak&#13;
hukumnya.&#13;
Buku ini mengulas perangkat hukum dalam memberantas korupsi yang bersumber pada&#13;
UU No. 31/1999 yang diubah dengan UU No. 20/2001. Setiap tindak pidana korupsi&#13;
dan hukum pidana formalnya diulas dengan pendekatan teoretik (doktrin hukum),&#13;
yuridik dan emperik (praktik hukum dan jurisprodensi). Isi buku ini bersifat&#13;
aplikatif. Sehingga sangat diperlukan bagi mahasiswa hukum dan praktisi hukum,&#13;
dan pemerhati korupsi di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Law</topic>
 </subject>
 <classification>340</classification>
 <identifier type="isbn">9789797699307</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Catholic University of De La Salle Manado Welcome to De La Salle Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>340/ Cha h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">LIB00018876</numerationAndChronology>
    <sublocation>Main Library Hukum</sublocation>
    <shelfLocator>430/Cha h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>hukum_pidana_korupsi_di_indonesia.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12700</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-10-28 09:42:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-10-28 10:08:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>